Liputan6.com, Tangerang Selatan - RS EMC Alam Sutera telah memulai perjalanan dalam menggunakan teknologi bedah robotik da Vinci Xi terkini. Pada 11 dan 12 Desember 2025, empat pasien obesitas telah menjalani operasi bariatrik memakai da Vinci Xi.
Dokter spesialis bedah digestif konsultan Handy Wing mengungkapkan teknologi robotik ini memungkinkan dokter melakukan tindakan dengan tingkat akurasi tinggi, visualisasi tiga dimensi yang lebih jelas dan bisa melakukan zoom hingga 10 kali. Dengan kemampuan itu, bagian dalam perut seperti organ kecil, saraf, jaringan terlihat begitu jelas.
"Hal ini membuat risiko terjadi kesalahan pemotongan jauh lebih kecil. Lalu, dengan zoom 10 kali maka memudahkan operator dalam melakukan operasi," tutur Handy Wing dalam konferensi pers di RS EMC Alam Sutera pada Jumat, 19 Desember 2025.
Lalu, teknologi bedah robotik ini juga memiliki gerakan sangat luwes yang bergerak ke segala arah. Berbeda dengan laparoskopi dalam operasi bariatrik yang memiliki gerakan terbatas yakni maju mundur.
"Da Vinci Xi ini seperti gerakan tangan manusia yang bisa bergerak 360 derajat. Kalau laparoskopi gerakan maju mundur, tidak bisa belok kanan dan kiri. Tapi bedah robotik ini bisa ke kanan kiri atas bawah segala sisi," tuturnya.
Lalu, bedah robotik da Vinci Xi memiliki luka sayat sangat minim yakni hanya 1 cm. Hal ini membuat risiko komplikasi lebih minimal, pendarahan pun lebih sedikit dan tidak membutuhkan transfusi darah.
Luka sayatan yang kecil dan lebih presisi, membuat pasien pun merasakan nyeri dengan level rendah dan bisa pulih lebih cepat.
"Hari ini operasi, besok sudah bisa pulang, lalu lusa sudah bisa bekerja atau beraktivitas seperti biasa. Hal ini berbeda dengan operasi terbuka yang pulih lebih lama," tutur pria yang menempuh pendidikan subspesialisasi bedah digestif di Univesitas Padjajaran Bandung itu.

1 month ago
35
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492410/original/035837300_1770173361-Gemini_Generated_Image_3vu5uh3vu5uh3vu5.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4901621/original/081247600_1721956839-fotor-ai-2024072681750.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5493036/original/017857400_1770192325-bgs_mental_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491668/original/073507100_1770103629-1001588945.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4580556/original/092818400_1695101161-robina-weermeijer-z8_-Fmfz06c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4961440/original/032709700_1728222801-fotor-ai-20241006205048.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489272/original/039776700_1769836120-nipah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487816/original/028391400_1769678219-kelelawar_buah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491545/original/056954800_1770099023-1001588980.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5239018/original/038324600_1748788041-smiling-woman-eats-salad-white-kitchen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1044534/original/035641200_1446701870-tempe-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5222370/original/032984500_1747391751-Ibu_muda_dan_anak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5264371/original/050620800_1750846189-sports-girl-black-top-training-autumn-park.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491516/original/089285900_1770098507-WhatsApp_Image_2026-01-29_at_6.10.13_PM__3_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4561340/original/050427400_1693711631-20230903-CFD-Herman-4.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Kebiasaan Merokok di Indonesia dan Negara ASEAN Lainnya](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/C_Uu_o0NS5jWxu-v9hvwbuSPqTk=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456537/original/068575700_1766901692-WhatsApp_Image_2025-12-28_at_10.08.30_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491691/original/008419800_1770103991-piprim_yanuarsi.jpg)



















