Obesitas Tak Bisa Diatasi dengan Obat Saja, Begini Penjelasan Dokter

4 weeks ago 22
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Obesitas kerap dianggap bisa diselesaikan dengan mengandalkan obat penurun berat badan. Padahal, cara pandang tersebut tidak sepenuhnya tepat. Obesitas merupakan kondisi medis yang penanganannya tidak sederhana dan tidak bisa bergantung pada satu metode saja.

Dr. dr. Vito A. Damay, SpJP(K) menjelaskan bahwa inti dari pengobatan obesitas tetap terletak pada perubahan pola hidup.

“Mengobati obesitas itu sebenarnya harus menitikberatkan pada perubahan pola hidup. Tidak bisa kita mengandalkan obat-obatan saja untuk bisa mengatasi obesitas,” ujarnya dalam unggahan video di kanal YouTube DRV Channel berjudul “Dr Vito | Obesitas? Perut Masih Buncit? Tonton Ini Untuk Mengubahnya!.”

Obat Bukan Solusi Utama

Meski saat ini sudah tersedia berbagai obat untuk mengatasi obesitas, Vito menegaskan bahwa obat bukanlah solusi utama bagi semua orang. Penggunaan obat hanya bersifat pendukung dan diberikan pada kondisi tertentu.

Ada kalanya obat memang dibutuhkan, misalnya pada orang dengan obesitas yang sangat tinggi atau memiliki faktor risiko tertentu. 

“Obat-obatan itu bisa diperlukan kalau ada orang yang punya faktor risiko,” jelasnya. 

Salah satu contohnya adalah orang dengan indeks massa tubuh (BMI) di atas 30. Pada kelompok ini, obat tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tetapi juga berperan dalam menurunkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Tidak Bisa Digunakan Sembarangan

Tidak semua orang dengan obesitas bisa langsung menggunakan obat. Vito menekankan bahwa pemberian obat harus melalui pemeriksaan dokter yang menyeluruh, termasuk evaluasi faktor risiko pasien.

Beberapa obat obesitas memang diberikan melalui injeksi, namun penggunaannya tidak bisa disamaratakan. 

“Itu atas pemeriksaan dokter yang benar-benar memeriksa pasien tersebut, evaluasi faktor risikonya,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak menggunakan obat obesitas tanpa resep atau membelinya dari sumber yang tidak jelas. Penggunaan obat secara sembarangan justru berisiko menimbulkan masalah kesehatan lain.

Efek Samping dan Penggunaan Jangka Panjang

Banyak orang merasa khawatir terhadap efek samping obat obesitas, terutama jika digunakan dalam jangka panjang. Menurut Vito, prinsip penggunaan obat selalu didasarkan pada keseimbangan antara manfaat dan risiko.

“Semua obat apapun pasti ada risikonya,” ujarnya.

Oleh karena itu, kondisi pasien harus dinilai secara individual sebelum memutuskan penggunaan obat.

Pada pasien dengan kondisi tertentu, seperti sumbatan pembuluh darah jantung dan berat badan yang sangat besar, aktivitas fisik langsung bisa menjadi sulit. Dalam situasi seperti ini, penanganan dilakukan secara bertahap agar pasien tetap bisa bergerak dengan aman.

Penanganan Harus Menyeluruh

Vito juga menjelaskan bahwa penanganan obesitas tidak bisa dilakukan oleh satu dokter saja. Dalam banyak kasus, dibutuhkan kerja sama beberapa dokter dari berbagai bidang, seperti dokter jantung, dokter rehabilitasi medik, dokter gizi klinik, dokter penyakit dalam, hingga dokter lain sesuai kondisi pasien.

Pendekatan ini dilakukan agar penurunan berat badan yang terjadi benar-benar berkualitas dan sesuai dengan kondisi medis masing-masing individu. 

Oleh karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat tidak hanya mengikuti informasi dari media sosial tanpa mengetahui kondisi kesehatan diri sendiri.

Fokus pada Penurunan Berat Badan yang Berkualitas

Menurut Vito, tujuan utama penanganan obesitas bukan sekadar menurunkan angka timbangan. Yang lebih penting adalah memperbaiki komposisi tubuh.

“Bukan hanya menurunkan bobot berat badan, tapi menurunkan visceral fat, menaikkan massa otot, dan memperbaiki komposisi tubuh,” jelasnya. 

Vito menyebut bahwa dengan cara ini, risiko penyakit jantung dan pembuluh darah dapat ikut ditekan.

Ia juga menegaskan bahwa obesitas bukan hanya soal penampilan atau kesulitan memilih pakaian. Dalam konteks medis, tujuan utamanya adalah menurunkan risiko penyakit lain yang menyertai obesitas.

Read Entire Article