Nipah Virus Outbreak: Di Mana Wabah Nipah Terjadi Sekarang dan Seberapa Berbahaya?

1 week ago 10
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Kasus Nipah Virus Outbreak kembali mencuat setelah India melaporkan infeksi virus Nipah di negara bagian West Bengal. Sedikitnya lima orang terkonfirmasi terinfeksi, dan sekitar 100 orang yang melakukan kontak erat kini harus menjalani isolasi dan pemantauan ketat. 

Situasi ini memicu kewaspadaan global, termasuk di Indonesia, mengingat virus Nipah dikenal sangat mematikan meski penularannya terbatas. Epidemiolog Dr. Dicky Budiman menegaskan bahwa meski terjadi peningkatan kasus, potensi virus Nipah menjadi pandemi masih tergolong rendah.

"Secara global, potensi virus Nipah menjadi pandemi itu tetap rendah dibandingkan penyakit saluran pernapasan seperti SARS-CoV-2," kata Dicky dalam keterangan resmi yang diterima Health Liputan6.com pada Senin, 26 Januari 2026. 

Menurut Dicky, perbedaan utama Nipah dengan virus penyebab COVID-19 terletak pada cara penularannya. Virus Nipah tidak menyebar melalui udara, melainkan membutuhkan kontak erat dengan cairan tubuh seperti droplet pernapasan, darah, atau urine.

"Transmisi virus Nipah antar manusia ini masih sangat rendah. Harus kontak dekat baru bisa tertular," tambahnya. 

Apa Itu Virus Nipah? Virus Nipah merupakan penyakit emerging Zoonotik yang disebabkan oleh virus dari genus Henipavirus dan famili Paramyxoviridae

Pembawa alami virus ini adalah kelelawar buah (fruit bat). Penularan awal ke manusia dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi atau konsumsi makanan yang terkontaminasi urine atau air liur kelelawar.

Wabah Virus Nipah di Malaysia

Wabah pertama virus Nipah tercatat terjadi pada 1998–1999 di Malaysia, yang kemudian berdampak hingga Singapura.

Saat itu, tercatat 276 kasus konfirmasi dengan 106 kematian, menjadikan Nipah sebagai salah satu virus dengan tingkat fatalitas tinggi. Dicky, menjelaskan, penularan dari hewan ke manusia bisa terjadi melalui buah atau produk alam yang terkontaminasi.

"Kotoran atau air liur kelelawar dapat mencemari buah atau nira kelapa sawit, atau melalui kontak dengan hewan seperti babi," ujarnya.

Meski termasuk penyakit Zoonotik, virus Nipah juga dapat menular antar manusia. Namun, pola penularannya cenderung bersifat klaster lokal, terutama di lingkungan keluarga atau fasilitas kesehatan.

"Secara epidemiologi, outbreak virus Nipah itu penularannya cenderung klaster lokal. Jadi saya melihat potensi pandeminya rendah sekali," tambah Dicky.

Gejala dan Tingkat Bahaya Virus Nipah

Gejala awal infeksi virus Nipah umumnya menyerupai flu, seperti demam dan sakit kepala. Namun pada fase lanjut, kondisi dapat memburuk dengan cepat. Pasien bisa mengalami pneumonia, gangguan pernapasan, hingga gangguan neurologis.

"Pada beberapa kasus bisa terjadi radang otak atau ensefalitis, yang menyebabkan kebingungan, kejang, bahkan koma," tambah Dicky.

Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara,  Prof. Tjandra Yoga Aditama,  menekankan bahwa meski jarang, virus Nipah tetap berbahaya karena tingginya angka kematian dan belum adanya vaksin maupun obat spesifik.

Indonesia Perlu Waspada Virus Nipah

Dia juga mengingatkan bahwa Indonesia perlu terus mencermati perkembangan kasus, mengingat mobilitas antarnegara yang tinggi serta kunjungan warga dari wilayah terdampak.

"Indonesia sebaiknya terus waspada dan mengikuti secara ketat perkembangan penularan yang terjadi di India maupun negara tetangga," ujar Tjandra Yoga. 

Kewaspadaan dini, deteksi cepat, dan koordinasi regional menjadi kunci agar Nipah Virus Outbreak tidak berkembang menjadi ancaman kesehatan yang lebih luas. 

Read Entire Article