Liputan6.com, Jakarta - Hari Gizi Nasional (HGN) diperingati setiap 25 Januari sebagai pengingat akan pentingnya peran gizi dalam pembangunan kesehatan masyarakat Indonesia. Peringatan ini juga menjadi momentum untuk menelusuri kembali sejarah panjang upaya perbaikan gizi yang telah dimulai sejak awal masa kemerdekaan.
Perjalanan gizi di Indonesia bermula pada 1950, ketika Menteri Kesehatan dr. J. Leimena mengangkat Prof. Poorwo Soedarmo sebagai Kepala Lembaga Makanan Rakyat (LMR). Lembaga yang saat itu dikenal sebagai Instituut Voor Volksvoeding (IVV) ini merupakan bagian dari Lembaga Penelitian Kesehatan Eijkman.
Dari lembaga inilah fondasi kebijakan dan pendidikan gizi di Indonesia mulai dibangun. Prof. Poorwo Soedarmo kemudian dikenal sebagai Bapak Gizi Indonesia, seperti dikutip dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh pada Senin, 19 Januari 2026.
Menurut Kementerian Kesehatan, Hari Gizi Nasional diselenggarakan untuk memperingati dimulainya pengkaderan tenaga gizi di Indonesia dengan berdirinya Sekolah Juru Penerang Makanan oleh LMR pada 25 Januari 1951.
Sejak saat itu, pendidikan tenaga gizi terus berkembang dan kini tersebar di berbagai perguruan tinggi di Tanah Air.
Awal Penetapan Hari Gizi Nasional
Tanggal 25 Januari kemudian ditetapkan sebagai Hari Gizi Nasional Indonesia. Peringatan HGN pertama kali diselenggarakan oleh Lembaga Makanan Rakyat pada pertengahan 1960-an. Selanjutnya, pelaksanaan HGN dilanjutkan oleh Direktorat Gizi Masyarakat sejak 1970-an hingga sekarang.
Hingga kini, peringatan Hari Gizi Nasional menjadi momentum penting untuk menggalang kepedulian serta meningkatkan komitmen berbagai pihak dalam membangun gizi masyarakat.
Upaya ini dilakukan melalui penerapan gizi seimbang dan penguatan produksi pangan berkelanjutan, yang diharapkan dapat mendukung pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di bidang kesehatan.

2 weeks ago
15
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492410/original/035837300_1770173361-Gemini_Generated_Image_3vu5uh3vu5uh3vu5.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4901621/original/081247600_1721956839-fotor-ai-2024072681750.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5493036/original/017857400_1770192325-bgs_mental_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491668/original/073507100_1770103629-1001588945.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4580556/original/092818400_1695101161-robina-weermeijer-z8_-Fmfz06c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4961440/original/032709700_1728222801-fotor-ai-20241006205048.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489272/original/039776700_1769836120-nipah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487816/original/028391400_1769678219-kelelawar_buah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491545/original/056954800_1770099023-1001588980.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5239018/original/038324600_1748788041-smiling-woman-eats-salad-white-kitchen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1044534/original/035641200_1446701870-tempe-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5222370/original/032984500_1747391751-Ibu_muda_dan_anak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5264371/original/050620800_1750846189-sports-girl-black-top-training-autumn-park.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491516/original/089285900_1770098507-WhatsApp_Image_2026-01-29_at_6.10.13_PM__3_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4561340/original/050427400_1693711631-20230903-CFD-Herman-4.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Kebiasaan Merokok di Indonesia dan Negara ASEAN Lainnya](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/C_Uu_o0NS5jWxu-v9hvwbuSPqTk=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456537/original/068575700_1766901692-WhatsApp_Image_2025-12-28_at_10.08.30_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491691/original/008419800_1770103991-piprim_yanuarsi.jpg)



















