Liputan6.com, Jakarta - Kabar membanggakan datang dari industri musik Indonesia. Musisi DJ Whisnu Santika dijadwalkan manggung di ajang musik elektronik bergengsi, Tomorrowland Belgia 2026, yang akan digelar di Boom, Belgia, pada Juli mendatang.
Kepercayaan ini menegaskan posisi musisi Indonesia di panggung dunia kian diperhitungkan. Makin bangga, karena ini bukan kali pertama Whisnu Santika manggung di Belgia. Sang DJ dipercaya kali kedua menghangatkan panggung Tomorrowland 2026 di negara tersebut.
Bagi DJ Whisnu Santika, ini pencapaian yang mencerminkan konsistensi dan keberlanjutan karier di industri musik elektronik internasional. Sebagai informasi, Tomorrowland adalah festival musik elektronik dengan proses kurasi sangat ketat sekaligus selektif. Tak sembarang musisi bisa tampil di sana.
Ratusan DJ atau disjoki dari berbagai belahan dunia tiap tahun dipilih untuk tampil di lebih dari 15 panggung tematik. Jumlah penonton Tomorrowland sendiri mencapai ratusan ribu dan berasal dari berbagai belahan dunia. Tak heran jika Whisnu Santika berkali-kali mengucap syukur atas undangan ini.
“Bagi saya, kembali diundang ke Tomorrowland bukan sekadar pencapaian, melainkan proses pembelajaran, ruang untuk memperluas referensi, menggali perspektif baru, sekaligus wadah untuk menampilkan musik saya agar dapat menjangkau audiens lebih luas,” katanya.
Lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, pada Jumat (23/1/2026), Whisnu Santika menyebut undangan manggung ke Tomorrowland 2026 memiliki arti lebih dari sekadar popularitas atau untuk gaya-gayaan.
Yang Paling Membanggakan
Manggung di Tomorrowland 2026 adalah momen untuk mencerminkan penilaian terhadap kualitas artistik, profesionalitas, serta kemampuan seorang musisi dalam menjaga relevansi di tengah lanskap musik elektronik global yang terus berubah.
“Bagi saya, momen ini bukan hanya untuk menunjukkan seberapa sering tampil di sana. Ini soal dipercaya untuk tetap jadi bagian dari cerita mereka. Itu yang paling membanggakan,” Whisnu Santika menyambung.
Indonesia Bukan Hanya Pasar
Kehadiran penulis lagu “Cartel,” “Yalla Habibi,” dan “Mambo Jambo” ini di Tomorrowland Belgium 2026 juga membawa makna lebih luas bagi ekosistem musik elektronik Indonesia.
Di tengah dominasi musisi Eropa dan Amerika Utara, tampilnya Whisnu Santika di festival dunia memperlihatkan Indonesia tak hanya jadi pasar, tapi juga produsen talenta kreatif yang diperhitungkan.
Nama Yang Lebih Besar
Whisnu Santika menilai kehadirannya hasil dari perjalanan kolektif. Karenanya, ia tak mau buru-buru menepuk dada dan menilai undangan manggung di Tomorrowland Belgium 2026 adalah hasil jerih payah sendiri.
“Saya selalu merasa membawa nama yang lebih besar dari diri sendiri. Ada komunitas, skena, dan banyak musisi Indonesia yang tumbuh bersama. Kepercayaan ini semoga bisa membuka jalan yang lebih lebar untuk mereka,” ujarnya.
Lanjut Baca:
Lula Lahfah Sempat Dirawat di RS saat Pergantian Tahun, Sebut karena Batu Ginjal hingga GERD

1 week ago
11
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493304/original/067015600_1770201294-WhatsApp_Image_2026-02-04_at_09.02.52.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493197/original/088462500_1770197234-WhatsApp_Image_2026-02-04_at_16.12.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493293/original/010350300_1770200809-VE---Arafta---Terbelenggu-Takdir---Main-KV---KV-Master-Landscape.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493250/original/028197100_1770199166-Screenshot_2026-02-04_165913.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493221/original/045746100_1770197790-Screenshot_2026-02-04_at_16.22.51.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493070/original/027397500_1770193804-LANDSCAPE.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493243/original/004770700_1770198700-WhatsApp_Image_2026-02-04_at_14.06.54__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473503/original/044901900_1768447203-ClipDown.com_587291616_18557771968040795_8994011679642246700_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493196/original/079955700_1770197234-WhatsApp_Image_2026-02-04_at_16.12.27__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493077/original/094243500_1770193860-hl1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493060/original/091484100_1770193205-IMG-20260204-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493172/original/008545100_1770196302-Mandalika_0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490263/original/095368800_1770003967-063_2259480986.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492758/original/070300300_1770183863-IMG_7277-01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4829166/original/017053000_1715494474-kisah_nyata_spesial.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492734/original/066479300_1770183168-IMG_7280-02.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5146762/original/079795400_1740882289-Kim_Seon_Ho_dan_Cha_Eun_Woo_Kini_Satu_Agensi__Siap_Comeback_di_Proyek_Baru2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4829165/original/007723300_1715494441-Screenshot_2024-05-12_131307.jpg)



















