Liputan6.com, Jakarta - Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan masalah kesehatan global yang umum terjadi, seringkali membutuhkan penanganan dengan antibiotik. Namun, seiring meningkatnya resistensi antimikroba, pencarian strategi pencegahan dan pengobatan alternatif semakin gencar dilakukan. Beberapa jenis minuman dan makanan telah diteliti secara mendalam karena potensi manfaatnya dalam membantu menyembuhkan atau mencegah ISK.
Mekanisme kerja dari makanan dan minuman ini beragam, meliputi efek diuretik, sifat antimikroba, pengasaman urin, anti-inflamasi, hingga probiotik. Pendekatan nutrisi ini menawarkan harapan baru untuk mendukung kesehatan saluran kemih dan mengurangi ketergantungan pada antibiotik, terutama untuk kasus ISK berulang.
Memahami peran nutrisi dalam mengatasi ISK menjadi krusial di tengah tantangan resistensi antibiotik. Lantas apa saja jenis minuman dan makanan yang bantu menyembuhkan ISK? Melansir dari berbagai sumber, Sabtu (24/1), simak ulasan informasinya berikut ini.
1. Cranberry (Buah Kranberi)
Cranberry adalah salah satu pengobatan rumahan yang paling banyak diteliti untuk Infeksi Saluran Kemih (ISK). Buah merah ini mengandung senyawa unik yang disebut proanthocyanidins (PACs) tipe-A. PACs ini bekerja dengan menghambat kemampuan bakteri Escherichia coli, penyebab paling umum ISK, untuk menempel pada dinding saluran kemih. Studi dan meta-analisis dari Future Journal of Pharmaceutical Sciences menunjukkan bahwa komponen aktif dalam cranberry, terutama proanthocyanidins (PAC), dapat menghambat kemampuan bakteri penyebab ISK seperti Escherichia coli untuk melekat pada dinding saluran kemih, sehingga memudahkan bakteri terbuang saat buang air kecil.
Dengan mencegah perlekatan bakteri, PACs secara signifikan mengurangi kemungkinan kolonisasi bakteri dan perkembangan infeksi. Selain itu, cranberry juga memiliki sifat antimikroba, antioksidan, dan anti-inflamasi yang turut berkontribusi pada kesehatan saluran kemih secara keseluruhan. Sebuah meta-analisis dan tinjauan sistematis tahun 2023 menunjukkan bahwa konsumsi cranberry dapat mengurangi risiko ISK hingga 54% dibandingkan tanpa pengobatan, serta menurunkan penggunaan antibiotik sebesar 49%.
Efektivitas cranberry dalam mengurangi risiko ISK terlihat signifikan ketika asupan harian PACs minimal 36 mg. Durasi penggunaan yang direkomendasikan adalah antara 12 hingga 24 minggu untuk mendapatkan manfaat optimal. Jus cranberry tanpa pemanis sangat dianjurkan untuk mendapatkan khasiat penuh dari buah ini.
Namun, perlu dicatat bahwa jus cranberry tidak dianggap sebagai pengobatan utama untuk ISK yang sudah aktif. Ini lebih efektif sebagai bagian dari strategi pencegahan, bukan sebagai pengganti antibiotik atau perawatan medis standar untuk infeksi yang sudah berkembang. Hasil penelitian klinis dari CDK Journal menunjukkan efek terbaik jus cranberry pada risiko kekambuhan infeksi, bukan sembuh dari infeksi akut.
2. Air Putih
Asupan cairan yang cukup, terutama air putih, merupakan salah satu cara paling efektif untuk membantu mencegah dan meredakan gejala ISK. Minum banyak air membantu membilas bakteri dari saluran kemih, mencegah infeksi, dan membantu fungsi saluran pencernaan secara teratur.
Peningkatan asupan cairan menyebabkan buang air kecil lebih sering, yang secara fisik mengeluarkan bakteri dari kandung kemih dan uretra sebelum mereka dapat menempel dan berkembang biak. Hidrasi yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan saluran kemih.
Sebuah studi dari BMJ Open Quality tahun 2019 pada orang dewasa yang lebih tua di panti jompo menemukan bahwa peningkatan hidrasi untuk mendukung rekomendasi asupan cairan harian 6-8 gelas air per hari mengurangi ISK yang memerlukan antibiotik sebesar 58%. Selain itu, ISK yang memerlukan rawat inap juga berkurang sebesar 36%.
3. Makanan Probiotik
Makanan yang kaya probiotik dapat mendukung kesehatan saluran kemih dengan menyeimbangkan mikrobiota usus dan urogenital. Penelitian yang diunggah oleh National Library of Medicine menunjukkan bahwa beberapa strain probiotik dapat berkontribusi pada lingkungan mikrobiota yang lebih seimbang, yang bisa menghambat pertumbuhan bakteri penyebab ISK. Makanan fermentasi seperti yogurt, kefir, dan kombucha mengandung strain probiotik yang dapat memodulasi mikrobiota usus dan urogenital, sehingga meningkatkan resistensi terhadap uropatogen.
Spesies Lactobacillus, yang umum ditemukan dalam produk susu fermentasi, telah terbukti bermanfaat dalam mencegah ISK berulang pada wanita. Probiotik ini bekerja melalui prinsip eksklusi kompetitif, bersaing dengan bakteri patogen untuk tempat perlekatan dan nutrisi. Probiotik juga membantu memulihkan keseimbangan bakteri baik dalam usus setelah pengobatan antibiotik, yang seringkali mengganggu mikrobiota alami tubuh.
Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi produk susu fermentasi lebih dari 3 kali seminggu dikaitkan dengan penurunan risiko ISK berulang. Lactobacilli probiotik dari kefir menunjukkan aktivitas antibiofilm terhadap Escherichia coli uropatogenik (UPEC), yang penting untuk pencegahan dan pengobatan ISK.

1 week ago
12
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492410/original/035837300_1770173361-Gemini_Generated_Image_3vu5uh3vu5uh3vu5.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4901621/original/081247600_1721956839-fotor-ai-2024072681750.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5493036/original/017857400_1770192325-bgs_mental_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491668/original/073507100_1770103629-1001588945.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4580556/original/092818400_1695101161-robina-weermeijer-z8_-Fmfz06c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4961440/original/032709700_1728222801-fotor-ai-20241006205048.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489272/original/039776700_1769836120-nipah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487816/original/028391400_1769678219-kelelawar_buah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491545/original/056954800_1770099023-1001588980.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5239018/original/038324600_1748788041-smiling-woman-eats-salad-white-kitchen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1044534/original/035641200_1446701870-tempe-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5222370/original/032984500_1747391751-Ibu_muda_dan_anak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5264371/original/050620800_1750846189-sports-girl-black-top-training-autumn-park.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491516/original/089285900_1770098507-WhatsApp_Image_2026-01-29_at_6.10.13_PM__3_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4561340/original/050427400_1693711631-20230903-CFD-Herman-4.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Kebiasaan Merokok di Indonesia dan Negara ASEAN Lainnya](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/C_Uu_o0NS5jWxu-v9hvwbuSPqTk=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456537/original/068575700_1766901692-WhatsApp_Image_2025-12-28_at_10.08.30_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491691/original/008419800_1770103991-piprim_yanuarsi.jpg)



















